• .

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Showing posts with label Character Building. Show all posts
Showing posts with label Character Building. Show all posts

bab 7 cb


Materi ini menguraikan, bagaimana orang menerima informasi, menyimpannya dan menghasilkan kembali.
Proses pengolahan informasi, yang disebut sebagai komunikasi intrapersonal, meliputi sensasi, persepsi, memori dan berpikir.


Sensasi adalah proses menangkap stimuli.
Persepsi ialah proses memberi makna pada sensasi, sehingga manusia memperoleh pengetahuan baru.

Untuk memahami bagaimana manusia menciptakan makna pada diri mereka, kita perlu memahami antara persepsi dan komunikasi
  
Persepsi adalah proses aktif untuk menyeleksi, mengorganisasikan dan menginterpretasikan orang, objek, peristiwa, situasi dan kegiatan. Persepsi memberi makna pada stimuli inderawi.

Persepisi adalah : suatu proses yang ditempuh individu untuk mengorganisasikan dan menafsirkan kesan-kesan indera mereka agar memberikan makna bagi lingkungan mereka
Faktor yang mempengaruhi persepsi:
Pelaku persepsi: karakteristik pelaku (individu) yang mempengaruhi persepsi;
Sikap
Kebutuhan atau mitif yang tidak dipuaskan
Kepentingan atau minat kita
Pengalaman masa lalu
Pengharapan
Target atau Objek, karakteristik dari objek akan mempengaruhi persepsi
Situasi akan menarik perhatian kita untuk memperhatikan objek untuk memberikan persepsi

Sensasi : merupakan tahap paling awal dari penginderaan. Apa yang menyentuh alat indera, dari dalam atau dari luar disebut stimuli.
Perbedaan sensasi dapat disebabkan oleh perbedaan pengalaman atau lingkungan budaya yang berbeda
Teori atribusi : bila individu-individu mengamati perilaku, mereka mencoba menentukan apakah itu disebabkan faktor internal atau eksternal
Faktor internal, perilaku yang diyakini berada dibawah kendali pribadi dari individu itu
Faktor eksternal, perilaku sebagai hasil dari sebab-sebab luar dimana orang terpaksa berperilaku demikian oleh situasi
Faktor-faktor yang mempengaruhi cara pandang terhadap penyebab perilaku apakah internal atau eksternal yaitu:
Kekhususan, merujuk kepada apakah individu memperlihatkan perilaku yang berlainan dalam situasi yang berlainan
Konsensus, jika semua orang menghadapi situasi yang serupa bereaksi dengan cara yang sama
Konsistensi, apakah individu memberi reaksi dengan cara yang sama dari waktu ke waktu

Persepsi Selektif, orang-orang secara selektif menafsirkan apa yang mereka saksikan berdasarkan kepentingan, latar belakang, pengalaman dan sikap.
Efek halo, menarik suatu kesan umum mengenai seorang individu berdasarkan suatu karakteristik tunggal

Efek kontras, evaluasi atas karakteristik seseorang yang dipengaruhi oleh pembandingan dengan orang lain yang baru saja dijumpai yang berperingkat lebih tinggi atau lebih rendah pada karkateristik yang sama
Proyeksi, menghubungkan karakteristiknya sendiri ke orang lain
Berstereotipe, menilai seseorang atas dasar persepsi seseorang terhadap kelompok orang itu


Share:

Motivasi


MOTIVASI ???

Dalam Manajemen???
Mengapa kita perlu
MOTIVASI ???
Ubah MINDSET Anda! 

Semua memulai dari KEYAKINAN dalam Pikirannya 
DREAM
Lemah dan tangan di bawah
Frustasi
Pecundang
Pemalas yang rugi
Orang yang beruntung

Posisi “Kualitas SDM ”
Beberapa Definisi Motivasi

Definisi 1:
Motivasi adalah proses pengembangan dan pengarahan perilaku atau kelompok itu menghasilkan keluaran (output) yang diharapkan, sesuai dengan sasaran atau tujuan yg ingin dicapai organisasi (Ensiklopedi Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 1993 : 432-433).
Definisi 2:
Motivasi adalah daya pendorong yang mengakibatkan seorang anggota organisasi mau & rela untuk mengerahkan kemampuan, dlm bentuk keahlian atau keterampilan, tenaga & waktunya untuk menyelanggarakan berbagai kegiatan yg menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dlm rangka pencapaian tujuan & berbagai sasaran organisasi yg telah ditentukan sebelumnya (Siagian, 1986 : 132)

Penegasan Diri
Ubah Cara Pandang
Keluar Dari Tempurung
Tentukan Kuota Ide
Ganti Kebiasaan
Beri Otak Makan
Catatan Ide
Bertindak

Be Innovative

Kiat-kiat Untuk Membuat Anda Jauh Lebih Inovativ

9
Motivasi Sebagai Pendorong Individu

Kebutuhan atau Kesenjangan Kebutuhan

Pencarian Jalan Keluar bagi memenuhi dan memuaskan kebutuhan

Pilihan Perilaku untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan

Penentuan kebutuhan di masa yang akan datang dan pencarian bagi cara pemenuhannya

Evaluasi atas
Pemuasan Kebutuhan
KEBUTUHAN

Kebutuhan timbul dalam diri individu apabila si-individu merasa adanya kekurangan dalam dirinya (ada ketidakseimbangan antara apa yang dimiliki dengan apa yang menurut persepsi  sii ndividu harus dimiliki).
DORONGAN

Untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut, dalam diri si-individu akan timbul DORONGAN berupa usaha pemenuhan kebutuhan secara terarah.
Maka, DORONGAN biasanya berorientasi pada tindakan tertentu yang secara sadar dilakukan oleh seseorang/individu, dan inilah INTI dari MOTIVASI
TUJUAN

Komponen ketiga dari motivasi adalah TUJUAN. Pencapaian TUJUAN berarti mengembangkan keseimbangan dalam diri seseorang/si-individu.


13
Ada Lima perspektif berkenaan dengan Motivasi Kerja PEGAWAI:  
Perspektif Pengharapan                                            
Perspektif Keseimbangan
Perspektif Penentuan-tujuan
Perspektif Kebutuhan
Perspektif Penguatan

I. PERSPEKTIF PENGHARAPAN
Orang akan termotivasi untuk bekerja dengan baik bila ada peluang untuk mendapatkan insentif.
Besar kecilnya motivasi kerja tergantung pada nilai insentif itu pada masing-masing individu.

14
II. PERSPEKTIF KESAMAAN ATAU KESEIMBANGAN
(Equity Theory)
Orang cenderung akan membandingkan insentif atau reward yang deperolehnya dengan insentif yang diterima oleh orang lain yang mempunyai beban kerja yang serupa. Bila besarnya insentif antara dua orang itu sama, maka akan muncul motivasi kerja. Bila lebih kecil maka akan timbul rasa kecewa yang kemudian mengurangi motivasinya untuk bekerja dengan baik. Bila salah seorang menerima lebih banyak, maka dia akan termotivasi lebih kuat.

III. PERSPEKTIF PENENTUAN-TUJUAN

Orang termotivasi untuk mencapai tujuan yang jelas; sebaliknya orang akan bermotivasi kerja rendah bila tujuan dari pekerjaannya tidak jelas. 

Mengapa berbagai permainan (games) sangat memoti-vasi banyak orang untuk ikut melakukan karena tujuan yang harus dicapai ada, jelas dan menarik. (Main sepakbola misalnya).
Orang yang tugasnya jelas tujuannya dan lebih “menantang” lebih menunjukkan motivasi kerja yang lebih besar daripada orang yang tujuan tugasnya kabur atau terlalu mudah untuk mencapainya.
IV.
Perspektif Kebutuhan (Need Perspectives) Mengenai Motivasi

teori hirarki kebutuhan (Hierarchy of Needs) dari Abraham Maslow
teori ERG dari Clayton Alderfer
teori tiga kebutuhan dari  Atkinson dan McClelland
teori dua faktor (Two-Factor Theory) dari Frederich Herzberg

E = Existence (identik dengan hierarki pertama dan kedua teori maslow).
R = Relatedn
ess (senada dengan hierarki ketiga dan keempat konsep maslow).
G = Growth (mengandung makna yang sama dengan hierarki kelima maslow

17
Hierarchy of Needs  (maslow)



18

Kebutuhan Fisiologis | Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya
Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan | Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya
Kebutuhan Sosial | memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain
Kebutuhan Penghargaan | pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya
Kebutuhan Aktualisasi Diri | Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya

18
teori ERG dari Clayton Alderfer



19

Alderfer menyatakan bahwa ada tiga kelompok utama kebutuhan, existence, relatedness, dan growth (ERG).

19
teori tiga kebutuhan dari  Atkinson dan McClelland



20


kebutuhan berprestasi: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
kebutuhan berkuasa: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
kebutuhan berafiliasi: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.


20
MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA

Kepuasan Kerja adalah perasaan senang/puas ka-rena pekerjaan yang dilakukannya.Kepuasan kerja  ini berkaitan dengan motivasi kerja.
Bagaimana hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja ?
Perbaikan kondisi kerja yang menaikkan peluasan pekerja cenderung meningkatkan produktivitas (kinerja). Tetapi hubungan itu tidak begitu kuat. (korelasinya rata-rata hanya 0,14)
Beberapa ahli berpendapat bahwa kinerja (yang tinggi) akan menghasilkan kepuasan, tidak sebaliknya.


Share:

EMOSI DAN SUASANA HATI


PENGERTIAN EMOSI DAN SUASANA HATI

Menurut Stephen Robbins:
·                     Afek (affec  ) adalah sebuah istilah umum
yang mencakup beragam perasaan yang
dialami orang. Afek adalah sebuah konsep  yangmeliputi baik emosi maupun suasana  hati.
·                     Emosi (emotion) adalah perasaan-perasaan
intens yang ditujukan kepada sesorang atau  sesuatu.
·                     Suasana hati ( oo ) adalah perasaa -
perasaan yang cenderung kurang intens
dibandingkan emosi dan seringkali  (meskipun tidakselalu) tanpa ransangan  konstektual.
PENGERTIAN EMOSI DAN SUASANA HATI

·                     Menurut Fred Luthans (2005): Emosi merupakan
reaksi terhadap sebuah objek.  Anda  menunjukkan emosi saat senang terhadap sesuatu,  marah pada seseorang, takut padasesuatu.
·                     Kebanyakan ahli yakin bahwa emosi lebih cepat  berlalu daripada suasana hati. Sebagai contoh bila
seseorang bersikap kasar terhadap Anda, Anda  akan merasamarah. Perasaan intens kemarahan  tersebut mungkin datang dan pergi dengan cukup  cepat, bahkan mungkin dalam hitungandetik.
Tetapi ketika dalam suasana hati yang buruk, Anda  dapatmerasa tidak enak untuk beberapa jam.
·                     Sebaliknya suasana hati tidak diarahkan pada
objek. Emosi dapat berubah menjadi suasana hati,  saatkehilangan fokus pada objek konstektual.
AFEK

Didefinisikan sebagai beragam perasaan yang dialami orang.
Afek dapat dialami dalam bentuk emosi dan suasana hati.

EMOSI
1. Disebabkan oleh kejadian spesifik  2.Sangat cepat dalam durasi
(detik atau menit).
3.                  Bersifat spesifik dan banyak  (banyak emosi-emosi spesifik  seperti kemarahan, rasa takit,  kesedihan, kebahagian rasa jijik,  rasa terkejut)
4.                  Biasanya disertai oleh ekspresi wajah  yang jelas.
5.                  Bersifat berorientasi tindakan.

SUASANA HATI
1.                  Penyebabnya seringkali umum  dan tidak jelas.
2.                  Berakhir lebih lama dari emosi  (jam atau hari)
3.                  Lebih umum (dua dimensi
utama afek positif dan afek negatif  yang terdiri dari berbagai
emosi spesifik)
4.                  Biasanya tidak diindikasikan  oleh ekspresi yang jelas.
5.                  Bersifat kognitif.

Gambar
Afek, Emosi dan Suasana Hati
KUMPULAN DASAR EMOSIONAL

J Emosi mencakup rasa marah, jijik, antusias,  iri,takut, frustasi, kecewa, malu, bahagia, benci,  berharap, cemburu, gembira, cinta, bangga,  terkejut dan sedih.
J Dalam penelitiam kontemporer, psikolog telah mencoba mengidentifikasi emosi-emosi dasar  dengan mempelajariberbagai ekspresi wajah.  Salah satu masalah dari pendekatanini adalah  beberapa emosi terlalu kompleks untuk secara  mudah diekspresikan melalui wajah. Contohnya  adalah cinta.Banyak orang menganggap cinta  sebagai hal paling universaldari semua emosi,  tetapi tidaklah mudah untukmengekspresikan  emosi cinta hanya melalui wajah.
KUMPULAN DASAR EMOSIONAL

Selain itu, setiap kultur memiliki norma  yang mengatur ekspresi emosi, sehingga  bagaimana kita mengalami sebuah emosi  tidak akan selalu sama dengan bagaimana  kita menunjukkannya. Saat ini banyak  perusahaan yang menawarkan program  manajemen kemarahan untuk melatih  orang manahan atau bahkan  menyembunyikan perasaan-perasaan  tersebunyi mereka.
BEBERAPA ASPEK EMOSI

a.                   Biologi Emosi
Orang-orang cederung merasa paling bahagia  (melaporkanlebih banyak emosi positif dibandingkan  emosi negatif) ketikasistem limbik mereka secara  relatif tidak aktif. Ketika sistem limbik memanas,  emosi negatif seperti rasa marah dan bersalah  mendominasi emosi-emosi yang positif seperti  kegembiraan dan dan kebahagian. Sistem limbik  setiap orangtidaklah sama.
b.                  Intensitas
c.                   Frekuensi dan Durasi,
d.                  Apakah Emosi Membuat Kita Irasional?
e.                   Fungsi Emosi
SUASANA HATI SEBAGAI AFEK POSITIFDAN NEGATIF
·                     Afek positif (positive affect) sebagai
sebuah dimensi suasana hati yang terdiri  atas emosi-emosi positif seperti
kesenangan, ketenangan diri dan
kegembiraan pada ujung tinggi, dan  kebosanan, kemalasan dan kelelahan pada  ujung rendah.
·                     Afek negatif (negative affec ) adalah
sebuah dimensi suasana hati yang terdiri
atas kegugupan, stres dan kegelisahan pada  ujung tinggi, serta relaksasi, ketenangan  dan keseimbanganpada ujung rendah.
·                     Afek positif dan negatif adalah suasana hati.
Tegang

Gugup

Awas

Senang

Afek Negatif
Tinggi

Afek Positif Tinggi

Tertekan

Marah

Bahagia

Gembira

Sedih

Depresi

Tentram

Puas

Bosan

Capai

Tenang

Rileks

Afek Positif  Rendah

Afek Negatif

Rendah

Gambar 2.
Struktur Suasana
SUMBER-SUMBER EMOSI  DAN SUASANA HATI

J Kepribadian
J Hari dalam seminggu dan waktu dalam seharí
J Cuaca
J Stres
J Aktivitas Sosial
J Tidur
J Olahraga
J Usia
J Gender
KERJA EMOSIONAL

·                     Adalah situasi dimana seorang karyawan mengekspresikanemosi-emosi yang  diinginkan secara organisasional selama  transaksi antarpersonal di tempat kerja
·                     Konsep kerja emosional muncul dari penelitian-penelitian atas pekerjaan  terkait pelayanan.
·                     Misalnya, maskapai penerbangan  mengharapkan pramugari mereka, misalnya  untuk gembira; kitamengharapkan  pemimpin upacara pemakaman untuksedih;  dan dokter untuk secara emosi netral
KETIDAKSESUAIAN

EMOSIONAL
·                     Inkonsistensi antara emosi yang kita  rasakandan emosi yang kita proyeksikan
·                     Sebagai contoh manajer mengharapkan  karyawan untuk selalu bersikap sopan,  tidak bersikap bermusuhan dalam  berinteraksi dengan rekan-rekan kerja.
·                     Tantangan sebenarnya adalah ketika  para karyawan harus menunjukkan satu  emosi sementara pada saat yang  bersamaan mengalami emosi yang lain.
EMOSI YANG DIRASAKAN

VS EMOSI YANG DITAMPILKAN

·                     Emosi yang dirasakan (felt emotion) adalah emosi  sebenarnya dari seorang individu
·                     Sebaliknya, emosi yang ditampilkan  (displayedemotio ) adalah emosi yang  diharuskan organisasiuntuk ditampilkan  oleh pekerja dan dipandang sesuai dalam  pekerjaan tertentu. Emosi ini bukanlah  pembawaan, melainkan dipelajari.
BERPURA-PURA DIPERMUKAAN

(SURFACE ACTING)
·                     Adalah menyembunyikan perasaan
terdalam seseorang dan menghilangkan  ekspresi-ekspresi emosional sebagai  respon terhadap aturan-aturan  penampilan.
·                     Sebagai contoh, ketika seorang pekerja tersenyum kepada pelanggan meskipun  saat ia tidak ingin melakukannya, ia  sedang berpura-pura di permukaan
Berpura-pura Secara Mendalam  (DEEPACTIN )

OAdalah berusaha mengubah perasaan mendalam seseorang berdasarkan aturan-aturan  penampilan
OSeorang penyedia layanan kesehatan yang berusaha untuk secara tulus merasakan empati terhadap pasiennya merupakan contoh berpura-  pura secara mendalam
OPenelitian menunjukkan bahwa perpura-pura  dipermukaan lebih menimbulkan stress pada  karyawan karena mengharuskan seseorang untuk  memalsukan perasaan yang sebenarnya
TEORI PERISTIWA AFEKTIF

Bagaimana emosi dan suasana hati  memengaruhi kinerja dan kepuasan kerja  kita?
Sebuah model yang dinamakan teori

peristiwa afektif

ffective even

theory_AET) meningkatkan pemahaman  kita atashubungan tersebut. AET  menunjukkan bahwa karyawan bereaksi  secara emosional pada hal-hal yang terjadi pada mereka di tempat kerja dan bahwa  reaksi inimemengaruhi kinerja dan  kepuasan kerja mereka.
TEORI PERISTIWA AFEKTIF

Lingkungan Kerja

·                     Karekteristik‐karakteristik  pekerjaan
·                     Tuntutan‐tuntutan  pekerjaan
·                     Syarat‐syarat untuk kerja  emosional

Kepuasan Kerja

Peristiwa‐peristiwa Kerja

·                     Percekcokan harian
·                     Kegembiraan harian

Reaksi‐reaksi Emosional

·                     Positif
·                     Negatif

Kinerja pada Pekerjaan

Kecenderungan pribadi

·                     Kepribadian
·                     Suasana hati
TEORI PERISTIWA AFEKTIF

Kesimpulannya, AET menawarkan dua pesan  penting:
·                     Emosi-emosi menyediakan wawasan yang berharga untuk memahami perilaku  karyawan. Model tersebut mendemonstrasikan bagaimana  percekcokan dankegembiraan di tempat  kerja memengaruhi kinerja dan kepuasan  karyawan.
·                     Karyawan dan manajer seharusnya tidak mengabaikan emosidan peristiwa yang  menyebabkannya, bahwa ketika hal tersebut tampaknya sepele, karena hal  tersebutberakumulasi.
Kecerdasan Emosional

·                     Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang
untuk mendeteksi serta mengelola petunjuk-  petunjuk dan informasi emosional.
·                     Kecerdasan Emosional (emotional intelligence - EI),

terdiri atas lima dimensi :
·                     Kesadaran-diri – sadar atas apa yang dirasakan.

·                     Manajemen-diri – kemampuan mengelola emosi dan

dorongan-dorongan diri sendiri.

·                     Motivasi diri – kemampuan bertahan dalam menghadapi

kemunduran dan kegagalan.

·                     Empati - kemampuan merasakan apa yang dirasakan

orang lain.

·                     Keterampilan sosial – kemampuan menangani emosi-emosi

orang lain.
·                     Beberapa penelitian menyatakan  bahwa EI memainkan peran penting  dalam kinerjapekerjaan.
·                     Riset menyimpulkan bahwa dari para  insinyurLucent Technologies yang  dinilai sebagai bintang, lebih baik  dalam berhubungan denganorang lain  yaitu EI dan bukan IQ yang  mengkarakteristikkan kinerja tinggi.
Kasus Medukung EI

·                     Kecerdasan Emosional mempunyai

pendukung dan penentangnya. Argumen-

argumen yang mendukung, dan

menentang keberadaan EI dalam PO.
·                     Daya Tarik Intuitif. Seseorang yang

dapat mendeteksi emosi orang lain,

mengendalikan emosi mereka, dan

menangani interaksi sosial dengan baik

akan mempunyai kaki yang kuat untuk

berdiri dalam dunia bisnis.

n
Pengambilan Keputusan

J Para peneliti PO masih terus memperdebatkan peran
emosi dan suasana hati negatif dalam pengambilan  keputusan.
J Sebuah artikel menyatakan bahwa orang-orang yang
tertekan (mereka yang secara kronis mengalami
suasana hati buruk atau emosi-emosi negatif seperti
kesedihan) membuat penilaian-penilaian yang lebih  akurat dibandingkan orang-orang yang tidak  tertekan.
J Tetapi, bukti-bukti terkini menyatakan bahwa
orang-orang tertekan membuat keputusan yang lebih  buruk dibandingkan orang-orang yang bahagia.
JEmosi positif dapat atkan

keterampilan pemecahan masalah serta

memahami dan menganalisis informasi baru.

J Orang menggunakan hati mereka dan

kepala mereka ketika mengambil keputusan.
Kreativitas

·                     Menurut sejumlah peneliti, orang-  orang yangberada dalam suasana hati  yang baik lebih kreatif dibandingkan  orang-orang yang berada dalam  suasana hati yang buruk.
·                     Mereka menghasilkan lebih banyak  ide, dan cenderung dapat  mengidentifikasi lebihbanyak pilihan  kreatif terhadap masalah.
Sikap Kerja

·                     Beberapa penelitian menunjukkan  bahwaorang-orang yang mempunyai  hari baik ditempat kerja cenderung  berada dalam suasana hati yang lebih  baik di rumah pada malamnya.


Share:

Keep Traveling

Total Pageviews

Popular

Blog Archive

Recent Posts